Sungguh heran, Ada yang begini, Karena sesuatu, Tetapi begitu, Akhirnya demikian


Sungguh heran..
Ada yang tidak mau sholat..
Padahal iblis diusir dari surga karena tidak mau sujud 1x karena kesombongannya..
Lantas bagaimana dengan orang yang tidak mau sujud 34x dalam sehari dengan sombongnya..

Sungguh heran..
Ada orang yang sombong dan sangat berbangga diri dengan segala yang ada pada dirinya..
Padahal kemarin dia adalah air mani dan esok pasti akan mati..

Sungguh heran..
Ada yang menutupi mobilnya karena takut lecet dan berdebu..
Tetapi membiarkan anak istrinya terbuka tanpa hijab..

Sungguh heran..
Ada yang pergi pagi pulang malam untuk mengejar rizkinya..
Tetapi tidak pernah datang ke ‘rumah’ Sang pemberi rizki untuk berjamaah..

Sungguh heran..
Ada yang berjuang mati-matian untuk membangun rumah di dunia..
Tetapi ia lupa membangun rumah abadinya di akherat..

Sungguh heran..
Dia tahu pasti jika dunia ini adalah jembatan menuju akhirat..
Tetapi ia masih saja sibuk membangun istana di atas jembatan..

Ketahuilah saudaraku..
Sungguh engkau pasti mati..
Setelah itu rumahmu bukan lagi milikmu..
Hartamu menjadi milik ahlimu..
Istrimu / suamimu akan menikah lagi…
Dan mereka akan mulai melupakanmu..
Kemudian mereka masing-masing sibuk dengan kehidupannya..

Lantas engkau..
Apa yang sekarang terjadi denganmu?
Apa yang tersisa dari milikmu?
Amalan apa yang telah engkau bawa menghadap Rabb-mu?

Biar kutebak..
Menyesal..??
Sekarang mengharap dimasukkan surga.. tanpa bekal??
Sekarang berharap sangat dibebaskan dari hisab dan adzab.. tanpa amal??

Bodoh..
Sungguh engkau telah TERLAMBAT..
Sungguh engkau telah TERTIPU..
Sungguh engkau telah BINASA..

“…Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu.” al-Baqarah, 13)

“(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau.. DAN KEHIDUPAN DUNIA TELAH MENIPU MEREKA”.
Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.”  al A’raf, 51

::Indahnya Islam,bagi kaum yang berpikir::

Sumber : Postingan kawan di grup WhatsApp, Jum’at, 12 September 2014.

Semoga bermanfaat dan ada hikmahnya. Semoga kita tetap istiqomah dalam kebaikan dan takwa di jalan-Nya serta dijauhkan dari kejahatan, permusuhan, dan jalan yang tidak diridhai-Nya. Aamiin. :’)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s