Sang Waktu, Riwayatmu Dulu, Kini, dan Nanti


Waktu, suatu hal yang gratis dan merupakan salah satu modal berharga dan dimiliki oleh setiap manusia selama hidupnya di dunia ini. Namun, mengapa ada orang yang berhasil dan ada pula yang gagal, ada yang biasa saja atau yang luar biasa? Bukankah semua manusia punya jatah waktu yang sama, 24 jam setiap harinya? Lantas, mengapa dengan input waktu yang sama tersebut, output yang dihasilkan berbeda oleh setiap manusia?

Jawabannya adalah terletak pada kemampuan setiap manusia dalam memanfaatkan waktu yang mereka miliki. Waktu dapat digunakan sebaik-baiknya hingga dapat menghasilkan hal yang produktif dan bermanfaat atau justru waktu dibuang dengan sia-sia dengan hal-hal yang sepele atau tidak berguna. Kemampuan memanfaatkan waktu juga sangat dipengaruhi oleh manajemen waktu setiap orang yang meliputi prioritas kegiatan, kemampuan aktivitas, keseimbangan antara hal dunia dan akhirat, durasi dan jadwal urusan, dan sebagainya.

Sebenarnya ada banyak sekali buku dan artikel di internet yang membahas tentang waktu. Mulai dari efek positif dan negatifnya, tipsnya, panduannya, dan sebagai, baik dari segi umum maupun agama. Berikut ini saya sertakan perwakilan dari dalil Al Qur’an dan Hadits shahih serta kutipan seorang tokoh mengenai pentingnya waktu, dari banyaknya ayat Al Qur’an, rangkaian hadits, dan berlimpahnya kutipan seputar waktu.

1. Terjemahan surat Al-‘Asr, surah ke-103, 3 ayat, Makkiyyah. (Al-Qur’an Nul Karim halaman 601).

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

1. Demi masa.
2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

Mahabenar Allah atas segala firman-Nya.

2. Dalam sebuah hadits shahih (dengan syarat Bukhari-Muslim) yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw berpesan kepada kita : “Manfaatkanlah oleh kalian lima perkara sebelum datangnya lima perkara yang lainnya. Yang pertama, masa mudamu sebelum masa tuamu. Yang kedua, masa sehatmu sebelum masa sakitmu. Yang ketiga, masa kayamu sebelum fakirmu. Yang keempat, masa luangmu sebelum masa sibukmu. Yang kelima, hidupmu sebelum kematianmu.”

Sumber : Sebuah artikel “Manfaatkan Lima Perkara” oleh Abdur Rosyid di website “Menara Islam”.

3. “Ketahuilah bahwa kewajiban itu lebih banyak daripada waktu yang terluang. Maka bantulah saudaramu untuk menggunakan waktunya dengan sebaik-baiknya. Dan jika engkau punya tugas, maka selesaikanlah segera.” (Kutipan dari Hasan Al-Banna)

Sumber : Majalah Inspira volume 1, bulan November/Desember 2013, halaman 51.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Mari kita pergunakan dan manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya.🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s