Sudut Pandang yang Menakjubkan antara Bersyukur dan Kaya atau Miskin


Renungan Sore

Suatu ketika seorang ayah yang kaya raya yang hobinya berburu sengaja mengajak anaknya mengunjungi sahabat lamanya di pedalaman, dengan maksud memberi pelajaran bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya.

Sambil berburu, mereka pun menginap beberapa hari di rumah keluarga petani yang miskin di sebuah dusun di tengah hutan.

Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya, dengan berharap anaknya berpendapat betapa beruntungnya hidup mereka.

“Bagaimana perjalanan kita?”

Jawab sang anak, “Oh sangat menarik, Ayah.”

“Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup?” Sang ayah bertanya.

“Ya ayah”, sahut sang anak.

“Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini?” Tanya sang ayah.

Sang anak menjawab, “Yang saya pelajari kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya banyak anjing untuk berburu.
Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas.
Kita punya beberapa lampu untuk menerangi taman kita, mereka punya beribu bintang yang bersinar di malam hari.
Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup, mereka hidup bersama alam yang luas.
Kita punya pembantu untuk melayani kita, tapi mereka hidup untuk melayani orang lain.
Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita, mereka punya banyak teman yang saling melindungi”.

Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya.

Lalu sang anak melanjutkan, “Terima kasih, Ayah, karena Ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita”.

~BUKANKAH INI SUATU SUDUT PANDANG YANG MENAKJUBKAN ?
~

Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki, dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki.

“Orang yang penuh rasa syukur, ternyata bukanlah orang yang memiliki segalanya, tetapi orang yang dapat memandang kehidupan ini dari sudut pandang yg benar”.

Sumber : Sebuah postingan seorang kawan dari suatu grup WhatsApp.

Semoga kita bisa mengambil hikmahnya.🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s