Mutiara Hati (Apakah Yang Kau Cari?!)


Sudah di gunung, pantai kau rindukan.
Tiba di pantai, gunung yang kau inginkan.
Saat kemarau, kau tanya kapan hujan.
Diberi hujan, kemarau kau tanyakan.

Sudah tenang di rumah, ingin pergi.
Begitu pergi, kau ingin ke rumah kembali.
Sudah dapat ketenangan, keramaian kau cari.
Keramaian kau temukan, ketenangan kau rindukan.

Apa yang sebenarnya yang kau cari?
Belum berkeluarga mncari istri/suami.
Sudah berkeluarga, mengeluh anak belum diberi.
Dapat anak, mengeluh lagi kurang rejeki.

………………………….

Ternyata sesuatu tampak indah karena belum kita miliki.

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan?
Kalau yang belum ada selalu kita pikirkan.
Sedangkan yang sudah diberi Allah kita abaikan?
Bukankah telah banyak yang kau dapatkan?

Jadilah pribadi yang selalu bersyukur.
Karena kesyukuran akan membuatmu subur.

Mungkinkah selembar daun bisa menutup bumi?
Sedangkan kau tak bisa menutup telapak tangan sendiri.
Tetapi saat selembar daun kecil menempel di mata,
Maka bumi yang luas seperti tertutup semua.

Begitu juga bila hatimu ditutupi keburukan.
Seolah-olah yang tak cocok denganmu selalu kejelekan.
Seluruh bumi seolah tak ada kebaikan.
Padahal letaknya cuma hatimu yang tertutupi.

Jangan tutup matamu dengan daun kecil.
Jangan tutup hatimu dengan secuil kotoran.
Syukuri nikmat Allah, meski kelihatan mungil.
Terus istiqomah dengan sunnah maka kelak kau berhasil.

Bila buruk hatimu, buruk pula akhlakmu.
Bila tertutup hatimu, tertutuplah segala sesuatu.
Syukurilah semua apa yang ada padamu.
Dari sana engkau memuliakan dirimu.
Belajarlah berterimakasih kepada Allah Ta’ala.
Sebagai modal untuk memuliakan-Nya.
Karena hidup adalah “waktu” yang dipinjamkan”.
Dan harta adalah “anugerah” yang dipercayakan”.

Perbanyakan senyum yang manis.🙂

Sumber : Dari sebuah postingan seorang kawan di suatu grup WhatsApp.

Semoga kita bisa mengambil hikmahnya dan menjalani hidup kita dengan cara terbaik, salah satunya dengan bersabar dalam menghadapi ujian dan bersyukur atas segala nikmat yang kita peroleh. ^^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s