Syair Imam Ali bin Abi Thalib (dan Renungannya)


Ada nasihat Ali bin Abi Thalib

Berikut adalah Syair Imam ALI BIN ABI THALIB ra. Syair agung yang memiliki pesan sangat mulia pada kita dan semoga bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua.
Syair Imam ALi Bin Abi Thalib

Aku khawatir terhadap suatu masa yang roda kehidupannya dapat menggilas keimanan,

keimanan hanya tinggal pemikiran yang tak berbekas dalam perbuatan

Banyak orang baik tapi tak berakal,

ada orang berakal tapi tak beriman, 

Ada lidah yang fasih tapi berhati lalai,

ada yang khusyuk tapi sibuk dalam kesendirian, 

Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis,

ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi,

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat,

dan ada yang menangis karena kufur nikmat

Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat,

ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut

Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan,

dan ada pelacur yang tampil menjadi figur

Ada orang yang punya ilmu tapi tak faham,

ada yang faham tapi tak menjalankan

Ada yang pintar tapi membodohi,

ada yang bodoh tapi tak tahu diri

Ada orang beragama tapi tak berakhlak,

ada yang berakhlak tapi tak bertuhan

(Ali bin Abi Thalib R.A)

 

Jika kita mencermati syair agung dari imam Ali bin Abi Thalib ra. di atas, kekhawatiran beliau akan “suatu masa” tersebut sudah terjadi pada masa kita saat ini. Kita bisa melihat disekeliling kita, dosa dosa maksiat hampir tak bisa di hindari di segala aspek kehidupan kita, orang orang saling membodohi, pelacur jadi figur yang diteladani, dan semua perkataan dalam syair imam ali diatas sudah terjadi saat ini, dan sedang kita nikmati.
Lalu diantara semua itu dimanakah kita berada atau alami selama ini? #renungan
Terakhir, Semoga kita tetap dalam lindungan Allah SWT, dan selamat  dalam menjalani kehidupan di dunia akhir zaman ini.
Semoga postingan ini bermanfaat dan menjadi hikmah bagi kita semua.🙂
Sumber : Artikel Syair Imam Ali bin Abi Thalib pada hari Selasa, 16 Oktober 2012 di website ruangfana.blogspot.com
Renungan : Keseimbangan sangat dibutuhkan meskipun agak sulit tetapi semoga kita bisa seimbangkan diri antara aspek lahiriah dan batiniah dalam internal dan eksternal diri kita. Semoga bisa.semoga kita semua dijauhkan Allah dari hal-hal sedemikian (yang disebut dalam syair di atas). Aamiin. Semangat. ^^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s