Mari Ubah Kebiasaan Kita dan Ikuti Sunnah


Ada ikuti sunnah

 

[G-REMINDER : 02 Desember 2012]

Bukan karena kita aktivis dakwah, lantas pakai bahasa Arab melulu..

Bukan karena ingin terlihat beriman, lantas ikut-ikutan berbahasa Arab..

Apa hikmah yang bisa kita petik dari gambar di atas?

Islam mengajarkan agar senantiasa berdoa dan melibatkan Allah dalam setiap kegiatan kita.

Saat bertemu seseorang, saling mengucapkan “Assalamu’alaykum warrahmatullahi wabarakatuh.” Ucapan salam ini bukan sekadar tradisi atau pemanis lidah, tapi kalau kita telisik lagi, terkandung doa yang sangat indah yaitu “Semoga kedamaian dilimpahkan kepadamu diiringi dengan rahmat dari Allah dan juga barakah dari Allah untukmu.” Indah bukan, manakala itu menjadi kebiasaan dalam hidup kita? Saling mendoakan sesama ketika bertemu dan akan berpisah. Dan yang pastinya lebih bernilai plus plus daripada ucapan “Hai”, “Halo”, dan sebagainya.

Dalam mengucap terima kasih, Islam mengajarkan kalimat yang indah yaitu “Jazakumullah khairan katsiran” yang artinya “Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan yang banyak.” Ucapan terima kasih merupakan wujud rasa cinta serta apresiasi kita kepada orang lain. Hal ini juga semakin bernilai plus saat kita iringi dengan ucapaan doa diatas.

Ketika kita berpisah dengan seseorang, Islam mengajarkan ucapan “fii amaanillah”, artinya “(semoga engkau) dalam lindungan Allah.” Ada doa yang terkandung disana, yaitu kita mendoakan agar saudara kita yang pergi tersebut selalu berada dalam lindungan Allah, dari segala bahaya, kejahatan, dan hal-hal buruk lainnya. Lagi-lagi, ini lebih baik daripada ucapan “dadah”, apalagi “yuk dadah byebye”, hehehe.

Lalu ketika kita melihat sesuatu yang menakjubkan dan luar biasa, Islam menawarkan penggati “Wow”, “Oh my God”, dan sebagainya dengan kalimat “MasyaAllah.” Ini menunjukkan bahwa seluruh rasa takjub kita hanya bermuara pada satu hal, yaitu kebesaran Allah swt.

A: Terus, gue harus bilang “wow” gitu?
B: Nggak, loe harus bilang “MasyaAllah”, bro.
Hehehe..

Saat berjanji dengan seseorang, hendaknya kita mengucapkan “InsyaAllah.” Kalimat ini mengajarkan agar kita selalu ingat bahwa manusia hanya bisa berencana/berkehendak namun Allah yang memutuskan apakah kita bisa memenuhi janji kita atau tidak. Tapi bukan berarti dijadikan excuse untuk berjanji tapi nggak kita tepati lho ya…

Dan terakhir, ucapan “Alhamdulillah” saat ditanya kabar oleh orang lain atau mendapatkan suatu kebaikan. Ucapan tersebut menunjukkan rasa syukur kita terhadap segala nikmat dan pemberian Allah.

Betapa mulianya Islam, yang mengajarkan kita untuk senantiasa berdoa dalam setiap waktu, setiap kesempatan, dan setiap kegiatan yang kita jalani. Doa yang tidak hanya ditujukan untuk diri sendiri,tapi juga orang lain, sebagai wujud rasa cinta kepada saudara sesama muslim.

Yuk, mari kita budayakan ucapan-ucapan kebaikan ini dalam hidup kita. Jangan takut dianggap sok arab atau sok beriman, karena memang ucapan tersebut mengandung makna yang dalam.

Selamat berakhir pekan, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
GAMAIS, KARENA KITA KELUARGA

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s