Karakter berawal dari pikiran dan hati


Pikiran seseorang akan mempengaruhi karakternya. Dari pikiran itu akan terbentuk pola pikir yang bentuknya bisa teratur atau tidak teratur,bahkan gabungan keduanya : semi teratur.

Selain itu, hati juga berpengaruh terhadap karakter manusia. Bukankah ada hadits yang berbunyi :
“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia buruk, maka buruk pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)”. (HR Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Dari hati dan pikiran itu, apa yang ada dalam keduanya, akan diungkapkan dalam ucapan. Lalu, dari ucapan akan diekspresikan dalam sikap/tindakan. Selanjutnya, itu akan berkembang menjadi kebiasaan. Kemudian, kumpulan dari kebiasaan itu akan menjadi karakter seseorang.

Contoh mudahnya begini : Seseorang yang dalam hati dan pikirannya tertanam hal “mesum”, maka ucapannya akan “ngeres”, lalu berlanjut ke sikapnya yang berpornoaksi/pornografi, kemudian menjadi kebiasaan karena terus menerus dilakukan dan akhirnya menjadi karakter yang berasusila. Naudzubillahi min dzalik.

Oleh,sebab itu,marilah kita tanam hal2 positif dan jauhi hal2 negatif dalam hati dan pikiran kita agar kita bisa melahirkan karakter yang baik dan bermanfaat dalam kehidupan ini.🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s