Re-note Aku untuk Bandung#1: Aku, KM-ITB dan Bandung


Berikut ini saya share kembali note dari teman saya mengenai kota Bandung dan pemilihan walikotanya beberapa bulan lagi. Semoga kota Bandung akan menjadi lebih baik ke depannya.ūüôā

Bandung Map

KONKRIT

Satu kata yang selalu terngiang semasa kuliah.
Satu kata yang selalu orang-orang katakan jika seseorang sudah mengucapkan janji-janjinya.
Satu kata yang kukatakan
Satu kata yang kukatakan untuk mendeskripsikan seorang tokoh bernama Ridwan Kamil, atau yang biasa dipanggil Emil.
Saat ini, aku tidak akan membahas seorang lulusan Planologi Institut Teknologi Bandung ini,
Aku hanya ingin sedikit menyinggung mengenai kepedulian kita akan Bandung, sebagai starter untukku dan untukmu dalam menggunakan hak pilihmu, berpartisipasi dan peduli akan kota kita ini.

Sedikit kembali ke beberapa waktu lalu,
PEMIRA KM ITB 2013
Suatu Jurusan di angkatanku, menggunakan hak pilih kurang dari 10 orang.
Aku tak peduli dengan alasannya, toh itu adalah hak masing-masing untuk memilih.
Tidak kenal, tidak mau tahu dan tidak peduli
Tidak mau memilih, tidak mau berpolitik, NETRAL
Tak ada yang netral, yang aku tahu hanyalah pH netral, mau , masuk surga atau neraka? netral bukanlah jawabannya
Aku tak perlu membahas mengenai sistem yang digunakan untuk PEMIRA KM ITB dan perpolitikan kampus
Aku bukanlah aktifis himpunan yang sering nongkrong di sekre himpunan
Aku pun bukanlah seorang aktifis unit yang doyan mengkaji atau mengkritik kinerja kM ITB,
Aku hanyalah aku, mahasiswa ITB, bagian dari Keluarga Mahasiswa ITB
di mana akan terpengaruh segala kebijakan yang dibuat oleh lembaga-lembaga di mana aku berdiri, himpunan dan KM ITB
Itulah alasanku memilih  presiden KM ITB ataupun ketua himpunan, karena, siapapun yang terpilih dan apapun yang mereka lakukan, akan berpengaruh terhadap hidupku di kampus Gajah itu.
Menurutku, itu adalah alasan yang cukup egois untuk menggunakan hak pilih
Bahkan, aktifis himpunan atau aktifis unit seharusnya yang memiliki antusiasme untuk nongkrongin keberjalanan PEMIRA kemarin,
karena, walau bagaimanapun, walaupun kamu sudah ada di tingkat 4,
kamu pasti tidak akan ridho jika himpunanmu dirugikan, adik-adik tingkatmu yang merasakan imbasnya, walaupun kamu tidak merasakan imbasnya saat kamu lulus
Tegakah?

BANDUNG
Kota di mana ku dilahirkan,
dari Paris van Java menjadi Bandung Kota Sampah
Kota yang disamakan dengan kota Paris di Eropa yang saat ini menjadi tujuan wisata mayoritas orang Indonesia,
diubah namanya menjadi kota yang penuh dengan sampah
Awalnya, asumsi itu hanyalah subjektif,
namun, banyak orang berpendapat, banyak orang berasumsi tanpa aksi,
hal itu menjadi sesuatu yang objektif
semua orang sudah tak peduli,
asumsi kota sampah menjadi lumrah
seakan-akan menjadi suatu pembenaran untuk tidak peduli dengan lingkungannya
biarkanlah sampah bertebaran di mana-mana, toh bandung sudah menjadi kota sampah
seperti membuang sampah di tempat pembuangan sampah, dibuang di mana saja
Kemacetan, 
Jalanan dipenuhi dengan kendaraan
Timbal yang terhirup polantas,
Emisi CO2 yang terakumulasi, bereaksi, menipiskan lapisan ozon
Pelajar yang harus berolahraga terlebih dahulu sebelum masuk kelas karena terjebak kemacetan
Sudah mandi, seragam yang dikenakan bau keringat akibat hukuman yang diberikan guru piket
Hilanglah hak dia untuk menikmati pelajaran di pagi hari
Mahasiswa yang berlari terengah-engah menuju kelas
sebelumnya harus ke himpunan untuk menyimpan tas
karena, jika tas masih menempel, ia tak akan diizinkan masuk kelas
Ayah yang harus berangkat shubuh untuk bekerja agar tidak terlambat,
pergi sebelum anaknya bangun dan pulang setelah anaknya tidur
Si Anak menganggap sang Ayah tak mau bertemu dengannya
kemacetan menjauhkan hubungan ayah dan anak
hal itu bisa menjadi faktor resiko perpecahan suatu keluarga
alasan bodoh
Korupsi Pejabat Daerah
didapat informasi dari beberapa teman sipil yang pengmas di daerah,,
membangun jembatan sebagai sarana penghubung untuk akses ke kota,
dana didapatkan dari pemerintah daerah,
A->B->C->D
sama seperti polarimeter,
gelombang yang masuk akan diteruskan sebagian
A>B>C>D.. dan D yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur tidak cukup karena sudah terserap sebagian di polarisator sebelumnya
Dan warga yang tak tahu menahu hanya bisa mengeluh menyalahkan pemerintah pusat yang tak kunjung merealisasikan janjinya
…..
Mungkin,
menurutmu apa masalah kota Bandung ini?
hanya itu sajakah?
terlalu banyak  permasalahan untuk kota ini,
masalah sosial, masalah infrastruktur, masalah ekonomi
dan lain sebagainya
Ingin mengetahui masalah Bandung sejlas-jelasnya?
Tanyakan!
Tanyakan, pada orang-orang kecil
mereka yang tak mampu menyekolahkan anaknya hingga lulus SMA apalagi kuliah
Untukmu yang mampu kuliah,
untukmu yang tinggal di lingkungan borjuis,
untukmu yang segalanya tercukupi,
mungkin tidak akan mengerti jika kamu tak peduli
jika kamu tak berani melihat ke bawah
pada orang-orang yang bahkan makan pun sulit,
gizi kurang, sehingga penyakit datang silih berganti seperti musim
Apa harapanmu untuk Bandung ini?
Jika ditulis akan banyak sekali harapan dari warga kota Bandung ini
banyak sekali…

Mari bergerak..
PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BANDUNG 2013

Saat ini,
yang perlu dipertanyakan adalah,,
Mau berpartisipkasikah atau tidak?
Sudah siapkah atau belum?
Waktu tidak akan menunggumu, waktu akan terus berjalan hingga kau berada pada titik waktu pada saat dia datang menuntutmu, apakah kau siap atau tidak
Saat ini,
kesempatan datang untuk kita, warga Bandung
untuk mengubah nasib kita, nasib warga Bandung, nasib lingkungan kita, image kota Bandung,
apakah tetap mendapatkan predikat Paris van Java ataukah kota sampah?

Pemuda,,

kamu yang memiliki pendidikan lebih tinggi dibandingkan yang lainnya
kamu sebagai akademisi tidak akan tertipu baligho yang terbentang di mana-mana
kamu yang diharapkan masyarakat membawa suatu perubahan untuk lebih baik, 
kamu yang mengetahui jalan terbaik untuk membawa solusi dari semua masalah ini
Marilah berpikiran ke depan, siapapun ia yang akan menjadi pemimpin kota kita,
dia akan membuat kebijakan-kebijakan yang menurutnya benar dan solutif
Jadilah solusi
Jadilah bagian dari perubahan!
Mari berpartisipasi

Aku, warga bandung asli, salah satu relawan I Love Bandung, mengajak teman-teman se-Bandung Raya untuk peduli dan berpartisipasi dalam Pemilihan Walikota Bandung ini
Mungkin, ya, berlatar belakang politik, mungkin, ya, aku memiliki afiliasi pada salah satu parpol.
Tapi, mengapa mempermasalahkan alasan seperti itu jika tujuan kita sama, membuat Bandung menjadi lebih nyaman, lebih baik sehingga keturunan kita bisa menikmati Bandung dengan segala Sumber Daya yang mumpuni dan menikmati hidup mereka dengan nyaman.
Why I’m doing this?
because, I LOVE BANDUNG

Sumber :

Note Facebook :

by Diah Ratna
11609010
farmasi klinik dan komunitas 2009
institut teknologi bandung

on Sunday, 21 April 2013 at 11:14

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s