Yang Paling Menyakitkan Dalam Hidupku (Puisi)


 

Bukannya aku tidak mau mengerjakan tugas

secara tepat waktu

Namun, terkadang aku tidak kuasa

mengatur waktu sebaik-baiknya

sehingga tugasku tidak selesai, bahkan tidak ada

pada waktunya harus selesai

Hal ini sangat menyakitkan dalam hidupku

yang tak ingin ku ulangi lagi

atau minimal aku menguranginya

 

Tugas yang seharusnya aku selesaikan

pada durasi waktu dan tempat yang sesuai

terkadang aku kerjakan lama dan berlarut-larut

atau aku tunda-tunda, bahkan tiada ku kerjakan

Karena fokus yang terbelah atau tercurah

pada hal-hal yang remeh atau kurang penting

yang menggangguku atau pun mengalihkanku

dari tugas yang lebih baik dan penting

yang seharusnya aku kerjakan

Begitu menyakitkan di hidupku

Tak ingin ku ulangi lagi atau minimal ku reduksi

 

Namun, yang paling menyakitkan selama hidupku

adalah fakta yang tidak terbantahkan

Bahwa salah satu titik terlemah dalam hidupku

adalah diriku ini

yang terkadang tak bisa menghadapi masalah

dan menyelesaikannya dengan cara efektif efisien dan sikap terbaik

Bahwa diriku kadang menjadi penghalang

juga rintangan terbesar yang harus ku lalui

untuk mencapai tujuan dan impianku yang terindah

 

Bukankah ada pepatah

Bahwa mengalahkan diri sendiri itu

jauh lebih sulit daripada mengalahkan orang lain

Hal yang paling menyakitkan selama hidupku

dan juga sebagian besar orang di dunia ini

 

Sudah selayaknya hal-hal itu

yang paling menyakitkan itu

Janganlah diulangi lagi

atau minimal dikurangi

Bukan hanya olehku

tetapi olehmu, olehnya, dan oleh semuanya

selama hidup di dunia ini.

 

 

Karya  : Ariesta Rakhmat Isfandito

Waktu  : Rabu, 07 November 2012

Tempat : Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s